Minggu, 18 Desember 2016

konfigurasi vlan dan switch layer 3

LAB 3

INTER VLAN MANAGEABLE AND SWITCH LAYER 3



     disini kita akan belajar mengkonfigurasikan vlan agar bisa saling terhubung satu sama lain menggunakan cisco packet tracer dan langkahnya sebagai berikut:


konfigurasi switch 1
  1. ketikan perintah "enable" untuk mengaktifkan switch
  2. ketikan "configuration terminal" untuk mengaktifkan konfigurasi
  3. selanjutnya ketik "vlan 10" dan beri nama vlan dengan mengetik perintah "name (nama sesuai keinginan)" 
  4. untuk keluar dari konfigurasi vlan ketik "exit"
  5. kemudian masukkan perintah "interface fa0/2" tekan enter
  6. ketikan perintah "switchport access vlan 10" untuk mengakses interface fa0/2 pada vlan 10
  7. masukkan perintah "interface fa0/3" tekan enter
  8. kemudian ketikan perintah yang sama untuk mengakses interface fa0/3 pada vlan 10
  9. masukkan juga perintah yang sama untu "interface fa0/4" untuk mengakses ke vlan 10
  10. konfigurasi terakhir untuk switch1 yaitu ketikan interface "fa0/1"
  11. interface fa0/1 digunakan untu menghubungkan switch 1 dengan switch 2, 3, dan 4 ketikan perintah "switchport mode trunk"

konfigurasi switch 2

  konfigurasinya sama seperti switch 1 tetapi pada switch 2 ini akan ada tiga vlan yang berbeda
langsung saja kita buat konfigurasinya:


  1. ketik vlan 20, 30, 40 kemudian beri nama vlan tersebut sama dengan perintah yang sama seperti konfigurasi vlan pada switch1 
  2. ketik "interface fa0/2" tekan enter kemudian ketikan "switchport access vlan 20"
  3. dan untuk interface fa0/3 diakses ke vlan 30
  4. interface fa0/4 diakses ke vlan 40
  5. dan yang mengakses mode trunk adalah interface fa0/1.



 untuk konfigurasi switch 3 dan 4, konfigurasinya sama persis dengan konfigurasi pada switch 2.

NB:
 ethernet (interface) disesuaikan dengan topologi.

konfigurasi switch layer 3

  pada switch L3 digunakan untuk menghubungkan semua switch biasa menjadi satu dan saling terhubung.

berikut langkah langkahnya:


  • aktifkan switch L3 dengan perintah enable
  • kemudian ketik "configuration terminal" untuk mengaktifkan konfig
  • ubah semua nama vlan sesuai dengan yang ditentukan tadi
                
  • setelah itu ketikan perintah "interface vlan 10"
  • beri IP pada vlan tersebut dengan perintah "ip address 192.168.1.1 255.255.255.0"
  • kemudian beri IP pada vlan 20 "ip address "192.168.2.1 255.255.255.0"
  • untuk vlan 30 IP nya adalah"ip address 192.168.3.1 255.255.255.0"
  • dan vlan 40 "ip address 192.168.4.1 255.255.255.0"
  • kemudian ketikan "ip routing" untuk menghubungkan setiap network yang berbeda.
                  
 IP pada interface vlan 10 sampai 40 diatas sebagai gateway untuk IP yang akan diberikan di pc dan laptop sesuai vlan masing masing.


memberikan IP pada PC dan laptop

memberikan ip pada pc



vlan 10


  • pc 1 ( IP= 192.168.1.2 gateway= 192.168.1.1 )
  • pc 2 ( IP= 192.168.1.3 gateway= 192.168.1.1 )
  • pc 3 ( IP= 192.168.1.4 gateway= 192.168.1.1 )
vlan 20


  • pc 1 ( IP= 192.168.2.2 gateway= 193.168.2.1 )
  • pc 2 ( IP= 192.168.2.3 gateway= 192.168.2.1 )
  • pc 3 ( IP= 192.168.2.4 gateway= 192.168.2.1 )
vlan 30


  • pc 1 ( IP= 192.168.3.2 gateway= 192.168.3.1)
  • pc 2 (IP= 192.168.3.3 gateway= 192.168.3.1 )
  • pc 3 (IP= 192.168.3.4 gateway= 192.168.3.1 )

vlan 40


  • pc 1 ( IP= 192.168.4.2 gateway= 192.168.4.1)
  • pc 2 (IP= 192.168.4.3 gateway= 192.168.4.1 )
  • pc 3 (IP= 192.168.4.4 gateway= 192.168.4.1 )

setelah selesai memberikan ip bisa langsung mencoba ping antar pc yang berbeda network dan vlan tadi. jika bisa, artinya konfigurasi yang kita lakukan sudah berhasil.